Daft Punk

Search

Tampilkan postingan dengan label FB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FB. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2011

Manipulasi Sumber Penulisan Status FB

Mau update status facebookmu dari BB, iPhone dan lain-lainnya tanpa harus membeli perangkat tersebut...? Dan kitapun tidak usah repot-repot lagi harus bergabung dengan applikasi tersebut. Nah inilah solusinya...silahkan update status facebookmu dari beberapa pilihan di bawah ini, dan lihat hasilnya di wall facebookmu.

Update status via  Facebook for BlackBerry

Update status via HP Minjam

Update status via Laptop Minjam

Update status via  Facebook for iPhone

Update status via Windows Phone

Update status via Snaptu


Update status via Foursquare

Update status via Facebook for Android

Update status via Facebook for Palm

Update status via Facebook for the T-Mobile Sidekick

Jumlah pilihan di atas besar kemungkinan akan saya tambah setiap saat, dikarenakan banyaknya applikasi saat ini yang telah bekerjasama dengan Facebook.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat
0 comment

Senin, 05 Desember 2011

SURAT KECIL UNTUK BUNDA DARI ANAK YANG DI ABROSI


Teruntuk Bundaku tersayang... Dear Bunda... Bagaimana kabar bunda hari ini? Smoga
bunda baik-baik saja...nanda juga di sini
baik-baik saja bunda... Allah sayang
banget deh sama nanda. Allah juga yang
menyuruh nanda menulis surat ini untuk
bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda.... Bunda, ingin sekali nanda menyapa
perempuan yang telah merelakan
rahimnya untuk nanda diami walaupun
hanya sesaat... Bunda, sebenarnya nanda ingin lebih
lama nebeng di rahim bunda, ruang yang
kata Allah paling kokoh dan paling aman
di dunia ini, tapi rupanya bunda tidak
menginginkan kehadiran nanda, jadi
sebagai anak yang baik, nanda pun rela menukarkan kehidupan nanda demi
kebahagiaan bunda. Walaupun dulu,
waktu bunda meluruhkan nanda, sakit
banget bunda....badan nanda rasanya
seperti tercabik-cabik... dan keluar
sebagai gumpalan darah yang menjijikan apalagi hati nanda, nyeri, merasa seperti
aib yang tidak dihargai dan tidak
diinginkan. Tapi nanda tidak kecewa kok bunda...
karena dengan begitu, bunda telah
mengantarkan nanda untuk bertemu dan
dijaga oleh Allah bahkan nanda dirawat
dengan penuh kasih sayang di dalam
syurga Nya. Bunda, nanda mau cerita, dulu nanda
pernah menangis dan bertanya kepada
Allah, mengapa bunda meluruhkan
nanda saat nanda masih berupa wujud
yang belum sempurna dan membiarkan
nanda sendirian di sini? Apa bunda tidak sayang sama nanda? Bunda tidak ingin
mencium nanda? Atau jangan-jangan
karena nanti nanda rewel dan suka
mengompol sembarangan? Lalu Allah
bilang, bunda kamu malu sayang...
kenapa bunda malu? karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram...
anak haram itu apa ya Allah? Anak
haram itu anak yang dilahirkan tanpa
ayah... Nanda bingung dan bertanya lagi
sama Allah, ya Allah, bukannya setiap
anak itu pasti punya ayah dan ibu? Kecuali nabi Adam dan Isa? Allah yang
Maha Tahu menjawab bahwa bunda dan
ayah memproses nanda bukan dalam
ikatan pernikahan yang syah dan Allah
Ridhoi. Nanda semakin bingung dan
akhirnya nanda putuskan untuk diam. Bunda, nanda malu terus-terusan nanya
sama Allah, walaupun Dia selalu
menjawab semua pertanyaan nanda tapi
nanda mau nanyanya sama bunda aja,
pernikahan itu apa sih? Kenapa bunda
tidak menikah saja dengan ayah? Kenapa bunda membuat nanda jadi anak haram
dan mengapa bunda mengusir nanda dari
rahim bunda dan tidak memberi
kesempatan nanda hidup di dunia dan
berbakti kepada bunda? Hehe,,,maaf ya
bunda, nanda bawel banget... nanti saja, nanda tanyakan bunda kalau kita ketemu Oh ya Bunda, suatu hari malaikat pernah
mengajak jalan-jalan nanda ke tempat
yang katanya bernama neraka. Tempat
itu sangat menyeramkan dan sangat jauh
berbeda dengan tempat tinggal nanda di
syurga. Di situ banyak orang yang dibakar pake api lho bunda...minumnya
juga pake nanah dan makannya buah-
buahan aneh, banyak durinya...yang
paling parah, ada perempuan yang
ditusuk dan dibakar kaya sate gitu,
serem banget deh bunda. Lagi ngeri-ngerinya, tiba-tiba malaikat
bilang sama nanda, Nak, kalau bunda dan
ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah
tempatnya...di situlah orang yang berzina
akan tinggal dan disiksa selamanya.
Seketika itu nanda menangis dan berteriak-teriak memohon agar bunda
dan ayah jangan dimasukkan ke situ....
nanda sayang bunda... nanda kangen dan
ingin bertemu bunda... nanda ingin
merasakan lembutnya belaian tangan
bunda dan nanda ingin kita tinggal bersama di syurga... nanda takut, bunda
dan ayah kesakitan seperti orang-orang
itu... Lalu, dengan lembut malaikat berkata...
nak,kata Allah kalau kamu sayang, mau
bertemu dan ingin ayah bundamu tinggal
di syurga bersamamu, tulislah surat
untuk mereka... sampaikan berita baik
bahwa kamu tinggal di syurga dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertaubat
dan sampaikan juga kabar buruk, bahwa
jika mereka tidak bertaubat mereka akan
disiksa di neraka seperti orang-orang itu. Saat mendengar itu, segera saja nanda
menulis surat ini untuk bunda, menurut
nanda Allah itu baik banget bunda....
Allah akan memaafkan semua kesalahan
makhluk Nya asal mereka mau bertaubat
nasuha... bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul bareng di
sini... nanti nanda jemput bunda dan ayah
di padang Mahsyar deh... nanda janji mau
bawain minuman dan payung buat ayah
dan bunda, soalnya kata Allah di sana
panas banget bunda... antriannya juga panjang, semua orang sejak jaman nabi
Adam kumpul disitu... tapi bunda jangan
khawatir, Allah janji, walaupun rame kalo
bunda dan ayah benar-benar bertaubat
dan jadi orang yang baik, pasti nanda
bisa ketemu kalian. Bunda, kasih kesempatan buat nanda
ya.... biar nanda bisa merasakan
nikmatnya bertemu dan berbakti kepada
orang tua, nanda juga mohon banget
sama bunda...jangan sampai adik-adik
nanda mengalami nasib yang sama dengan nanda, biarlah nanda saja yang
merasakan sakitnya ketersia-siaan itu.
Tolong ya bunda, kasih adik-adik
kesempatan untuk hidup di dunia
menemani dan merawat bunda saat
bunda tua kelak. Sudah dulu ya bunda... nanda mau main-
main dulu di syurga.... nanda tunggu
kedatangan ayah dan bunda di sini...
nanda sayang banget sama
bunda....muach!

0 comment

SEBUAH GAUN PENGANTIN YANG MENGISAHKAN TENTANG AKHIR CERITA KESEDIHAN SEORANG GADIS YANG BERPENGIDAB PENYAKIT KANKER


Sudah menjadi kehendak Allah memberinya cobaan berupa penyakit kanker yang bersarang dan sudah bertahun-tahun ia rasakan. Ini adalah cerita kisah seorang gadis yang bernama Viliany. Dan nama panggilanya adalah via. Kisah ini diriwayatkan oleh zaman, diiringi dengan tangisan burung dan ratapan ranting pepohonan.

via adalah seorang gadis remaja yang cantik. Sebagaimana yang telah kami katakan, sejak kecil ia sudah mengidap penyakit kanker ganas. Sejak usia kanak-kanak ia ingin bergembira, bermain, bercanda dan bersiul seperti burung sebagaimana anak-anak yang seusianya. Bukankah ia juga berhak merasakannya?

Sejak penyakit itu menyerangnya, ia tidak dapat menjalankan kehidupan dengan normal seperti orang lain, walaupun ia tetap berada dalam pengawasan dokter dan bergantung dengan obat.

via tumbuh besar seiring dengan penyakit yang dideritanya. Ia menjadi seorang remaja yang cantik dan mempunyai akhlak mulia serta taat beragama. Meski dalam kondisi sakit namun ia tetap berusaha untuk mendapatkan ilmu dan pelajaran dari mata air ilmu yang tak pernah habis. Walau terkadang bahkan sering penyakit kanker ganasnya kambuh yang memaksanya berbaring di tempat tidur selama berhari-hari.

Selang beberapa waktu atas kehendak Allah seorang pemuda tampan datang meminang, walaupun ia sudah mendengar mengenai penyakitnya yang kanker ganas itu. Namun semua itu sedikit pun tidak mengurangi kecantikan, agama dan akhlaknya…kecuali kesehatan, meskipun kesehatan adalah satu hal yang sangat penting. Tetapi mengapa?

Bukankah ia juga berhak untuk menikah dan melahirkan anak-anak yang akan mengisi dan menyemarakkan kehidupannya sebagaimana layaknya wanita lain?

Demikianlah hari berganti hari bulan berganti bulan si pemuda memberikan bantuan materi agar si gadis meneruskan pengobatannya di salah satu rumah sakit terbaik di dunia. Terlebih lagi dorongan moril yang selalu ia berikan.

Hari berganti dengan cepat, tibalah saatnya persiapan pesta pernikahan dan untuk mengarungi bahtera rumah tangga.

Beberapa hari sebelum pesta pernikahan, calonnya pergi untuk menanyakan pengerjaan gaun pengantin yang masih berada di tempat si penjahit. Gaun tersebut masih tergantung di depan toko penjahit. Gaun tersebut mengandung makna kecantikan dan kelembutan. Tiada seorang pun yang tahu bagaimana perasaan Muha bila melihat gaun tersebut.

Pastilah hatinya berkepak bagaikan burung yang mengepakkan sayap putihnya mendekap langit dan memeluk ufuk nan luas. Ia pasti sangat bahagia bukan karena gaun itu, tetapi karena beberapa hari lagi ia akan memasuki hari yang terindah di dalam kehidupannya.

Ia akan merasa ada ketenangan jiwa, kehidupan mulai tertawa untuknya dan ia melihat adanya kecerahan dalam kehidupan.
Bila gaun yang indah itu dipakai Muha, pasti akan membuat penampilannya laksana putri salju yang cantik jelita. Kecantikannya yang alami menjadikan diri semakin elok, anggun dan menawan.

Walau gaun tersebut terlihat indah, namun masih di perlukan sedikit perbaikan. Oleh karena itu gaun itu masih ditinggal di tempat si penjahit. Sang calon berniat akan mengambilnya besok. Si penjahit meminta keringanan dan berjanji akan menyelesaikannya tiga hari lagi. Tiga hari berlalu begitu cepat dan tibalah saatnya hari pernikahan, hari yang di nanti-nanti. Hari itu Via bangun lebih cepat dan sebenarnya malam itu ia tidak tidur. Kegembiraan membuat matanya tak terpejam. Yaitu saat malam pengantin bersama seorang pemuda yang terbaik akhlaknya.

Si pemuda menelepon calon pengantinnya, via memberitahukan bahwa setengah jam lagi ia akan pergi ke tempat penjahit untuk mengambil gaun tersebut agar ia dapat mencobanya dan lebih meyakinkan bahwa gaun itu pantas untuknya. Pemuda itu pergi ke tempat penjahit dan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi terdorong perasaan bahagia dan gembira akan acara tersebut yang merupakan peristiwa terpenting dan paling berharga bagi dirinya, demikian juga halnya bagi diri Via.

Karena meluncur dengan kecepatan tinggi, mobil tersebut keluar dari badan jalan dan terbalik berkali-kali. Setelah itu mobil ambulans datang dan melarikannya ke rumah sakit. Namun kehendak Allah berada di atas segalanya, beberapa saat kemudian si pemuda pun meninggal dunia. Sementara telepon si penjahit berdering menanyakan tentang pemuda itu. Si penjahit mengabarkan bahwa sampai sekarang ia belum juga sampai ke rumah padahal sudah sangat terlambat.

Akhirnyai penjahit itu tiba di rumah calon pengantin wanita. Sekali pun begitu, pihak keluarga tidak mempermasalahkan sebab keterlambatannya membawa gaun itu. Mereka malah memintanya agar memberitahu si pemuda bahwa sakit via tiba-tiba kambuh dan sekarang sedang dilarikan ke rumah sakit. Kali ini sakitnya tidak memberi via banyak kesempatan. Tadinya sakit tersebut seakan masih berbelas kasih kepadanya, tidak ingin via merasa sakit. Sekarang rasa sakit itu benar-benar membuat derita dan kesengsaraan yang melebihi penderitaan yang ia rasakan sepanjang hidupnya yang pendek.

Beberapa menit kemudian datang berita kematian si pemuda di rumah sakit dan setelah itu datang pula berita meninggalnya sang calon pengantinnya,via.

Demikian kesedihan yang menimpa dua remaja, bunga-bunga telah layu dan mati, burung-burung berkicau sedih dan duka terhadap mereka. Malam yang diangan-angankan akan menjadi paling indah dan berkesan itu, berubah menjadi malam kesedihan dan ratapan, malam pupusnya kegembiraan.

Kini gaun pengantin itu masih tergantung di depan toko penjahit. Tiada yang memakai dan selamanya tidak akan ada yang memakainya. Seakan gaun itu bercerita tentang kisah sedih via. Setiap yang melihatnya pasti akan bertanya-tanya, siapa pemiliknya.?
0 comment

KISAH SEDIH SEORANG IBU


Ini adalah cerita sedih tentang Ibu yang mungkin dapat menjadi inspirasi bagi kita yang membacanya agar senantiasa menyayangi Ibu yang sejauh ini telah bersusah payah untuk membesarkan kita. Cerita sedih tentang Ibu ini aslinya berjudul pengorbanan seorang Ibu.

Berikut adalah cerita sedih tentang ibu selengkapnya, semoga teman-teman merasa terhibur sekaligus mendapatkan inspirasi dengan kehadiran cerita ini. Selamat membaca...

Jalannya sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah lebih dari 70 tahun, sehingga kalau tidak perlu sekali, jarang ia bisa dan mau keluar rumah. Walaupun ia mempunyai seorang anak perempuan, ia harus tinggal di rumah jompo, karena kehadirannya tidak diinginkan. Masih teringat olehnya, betapa berat penderitaannya ketika akan melahirkan putrinya tersebut. Ayah dari anak tersebut minggat setelah menghamilinya tanpa mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Di samping itu keluarganya menuntut agar ia menggugurkan bayi yang belum dilahirkan, karena keluarganya merasa malu mempunyai seorang putri yang hamil sebelum nikah, tetapi ia tetap mempertahankannya, oleh sebab itu ia diusir dari rumah orang tuanya.

Selain aib yang harus di tanggung, ia pun harus bekerja berat di pabrik untuk membiayai hidupnya. Ketika ia melahirkan putrinya, tidak ada seorang pun yang mendampinginya. Ia tidak mendapatkan kecupan manis maupun ucapan selamat dari siapapun juga, yang ia dapatkan hanya cemohan, karena telahelahirkan seorang bayi haram tanpa bapa. Walaupun demikian ia merasa bahagia sekali atas berkat yang didapatkannya dari ALLAH SWT di mana ia telah dikaruniakan seorang putri. Ia berjanji akan memberikan seluruh kasih sayang yang ia miliki hanya untuk putrinya seorang, oleh sebab itulah putrinya diberi nama Love - Kasih.

Siang ia harus bekerja berat di pabrik dan di waktu malam hari ia harus menjahit sampai jauh malam, karena itu merupakan penghasilan tambahan yang ia bisa dapatkan. Terkadang ia harus menjahit sampai jam 2 pagi, tidur lebih dari 4 jam sehari itu adalah sesuatu kemewahan yang tidak pernah ia dapatkan. Bahkan Sabtu Minggu pun ia masih bekerja menjadi pelayan restaurant. Ini ia lakukan semua agar ia bisa membiayai kehidupan maupun biaya sekolah putrinya yang tercinta. Ia tidak mau menikah lagi, karena ia masih tetap mengharapkan, bahwa pada suatu saat ayah dari putrinya akan datang balik kembali kepadanya, di samping itu ia tidak mau memberikan ayah tiri kepada putrinya.

Sejak ia melahirkan putrinya ia menjadi seorang vegetarian, karena ia tidak mau membeli daging, itu terlalu mahal baginya, uang untuk daging yang seyogianya ia bisa beli, ia sisihkan untuk putrinya. Untuk dirinya sendiri ia tidak pernah mau membeli pakaian baru, ia selalu menerima dan memakai pakaian bekas pemberian orang, tetapi untuk putrinya yang tercinta, hanya yang terbaik dan terbagus ia berikan, mulai dari pakaian sampai dengan makanan.

Pada suatu saat ia jatuh sakit, demam panas. Cuaca di luaran sangat dingin sekali, karena pada saat itu lagi musim . Ia telah menjanjikan untuk memberikan sepeda sebagai hadiah Ulang tahunyaa untuk putrinya, tetapi ternyata uang yang telah dikumpulkannya belum mencukupinya. Ia tidak ingin mengecewakan putrinya, maka dari itu walaupun cuaca diluaran dingin sekali, bahkan dlm keadaan sakit dan lemah, ia tetap memaksakan diri untuk keluar rumah dan bekerja. Sejak saat tersebut ia kena penyakit rheumatik, sehingga sering sekali badannya terasa sangat nyeri sekali. Ia ingin memanjakan putrinya dan memberikan hanya yang terbaik bagi putrinya walaupun untuk ini ia harus bekorban, jadi dlm keadaan sakit ataupun tidak sakit ia tetap bekerja, selama hidupnya ia tidak pernah absen bekerja demi putrinya yang tercinta.

Karena perjuangan dan pengorbanannya akhirnya putrinya bisa melanjutkan studinya diluar kota. Di sana putrinya jatuh cinta kepada seorang pemuda anak dari seorang konglomerat beken. Putrinya tidak pernah mau mengakui bahwa ia masih mempunyai orang tua. Ia merasa malu bahwa ia ditinggal minggat oleh ayah kandungnya dan ia merasa malu mempunyai seorang ibu yang bekerja hanya sebagai babu pencuci piring di restaurant. Oleh sebab itulah ia mengaku kepada calon suaminya bahwa kedua orang tuanya sudah meninggal dunia.

Pada saat putrinya menikah, ibunya hanya bisa melihat dari jauh dan itupun hanya pada saat upacara pernikahan. Ia tidak diundang, bahkan kehadirannya tidaklah diinginkan, sambil mendoakan agar ALLAH SWT selalu melindungi dan meridoi putrinya yang tercinta. Sejak saat itu bertahun-tahun ia tidak mendengar kabar dari putrinya, karena ia dilarang dan tidak boleh menghubungi putrinya. Pada suatu hari ia membaca di koran bahwa putrinya telah melahirkan seorang putera, ia merasa bahagia sekali mendengar berita bahwa ia sekarang telah mempunyai seorang cucu. Ia sangat mendambakan sekali untuk bisa memeluk dan menggendong cucunya, tetapi ini tidak mungkin, sebab ia tidak boleh menginjak rumah putrinya. Untuk ini ia berdoa tiap hari kepada ALLAH SWT, agar ia bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat dan bertemu dengan anak dan cucunya, karena keinginannya sedemikian besarnya untuk bisa melihat putri dan cucunya, ia melamar dengan menggunakan nama palsu untuk menjadi babu di rumah keluarga putrinya.


Ia merasa bahagia sekali, karena lamarannya diterima dan diperbolehkan bekerja disana. Di rumah putrinya ia bisa dan boleh menggendong cucunya, tetapi bukan sebagai Oma dari cucunya melainkan hanya sebagai babu dari keluarga tersebut. Ia merasa berterima kasih sekali kepada allah swt, bahwa ia permohonannya telah dikabulkan.

Di rumah putrinya, ia tidak pernah mendapatkan perlakuan khusus, bahkan binatang peliharaan mereka jauh lebih dikasihi oleh putrinya daripada dirinya sendiri. Di samping itu sering sekali dibentak dan dimaki oleh putri dan anak darah dagingnya sendiri, kalau hal ini terjadi ia hanya bisa berdoa sambil menangis di dlm kamarnya yang kecil di belakang dapur. Ia berdoa agar ALLAH SWT mau mengampuni kesalahan putrinya, ia berdoa agar hukuman tidak dilimpahkan kepada putrinya, ia berdoa agar hukuman itu dilimpahkan saja kepadanya, karena ia sangat menyayangi putrinya.

Setelah bekerja bertahun-tahun sebagai babu tanpa ada orang yang mengetahui siapa dirinya dirumah tersebut, akhirnya ia menderita sakit dan tidak bisa bekerja lagi. Mantunya merasa berhutang budi kepada pelayan tuanya yang setia ini sehingga ia memberikan kesempatan untuk menjalankan sisa hidupnya di rumah jompo.

Puluhan tahun ia tidak bisa dan tidak boleh bertemu lagi dengan putri kesayangannya. Uang pension yang ia dapatkan selalu ia sisihkan dan tabung untuk putrinya, dengan pemikiran siapa tahu pada suatu saat ia membutuhkan bantuannya.

Pada tahun lampau beberapa hari, ia jatuh sakit lagi, tetapi ini kali ia merasakan bahwa saatnya sudah tidak lama lagi. Ia merasakan bahwa ajalnya sudah mendekat. Hanya satu keinginan yang ia dambakan sebelum ia meninggal dunia, ialah untuk bisa bertemu dan boleh melihat putrinya sekali lagi. Di samping itu ia ingin memberikan seluruh uang simpanan yang ia telah kumpulkan selama hidupnya, sebagai hadiah terakhir untuk putrinya.

Suhu diluaran telah mencapai 17 derajat di bawah nol dan salujupun turun dengan lebatnya, jangankan manusia anjingpun pada saat ini tidak mau keluar rumah lagi, karena di luaran sangat dingin, tetapi Nenek tua ini tetap memaksakan diri untuk pergi ke rumah putrinya. Ia ingin betemu dengan putrinya sekali lagi yang terakhir kali. Dengan tubuh menggigil karena kedinginan, ia menunggu datangnya bus berjam-jam di luaran. Ia harus dua kali ganti bus, karena jarak rumah jompo tempat di mana ia tinggal letaknya jauh dari rumah putrinya. Satu perjalanan yang jauh dan tidak mudah bagi seorang nenek tua yang berada dlm keadaan sakit.


Setiba di rumah putrinya dlm keadaan lelah dan kedinginan ia mengetuk rumah putrinya dan ternyata purtinya sendiri yang membukakan pintu rumah gedong di mana putrinya tinggal. Apakah ucapan selamat datang yang diucapkan putrinya ? Apakah rasa bahagia bertemu kembali dengan ibunya? Tidak! Bahkan ia ditegor: "Kamu sudah bekerja di rumah kami puluhan tahun sebagai pembantu, apakah kamu tidak tahu bahwa untuk pembantu ada pintu khusus, ialah pintu di belakang rumah!"

"Nak, Ibu datang bukannya untuk bertamu melainkan hanya ingin memberikan hadiah Nulang tahun untukmu. Ibu ingin melihat kamu sekali lagi, mungkin yang terakhir kalinya, bolehkah saya masuk sebentar saja, karena di luaran dingin sekali dan sedang turun salju. Ibu sudah tidak kuat lagi nak!" kata wanita tua itu.

"Maaf saya tidak ada waktu, di samping itu sebentar lagi kami akan menerima tamu seorang pejabat tinggi, lain kali saja. Dan kalau lain kali mau datang telepon dahulu, jangan sembarangan datang begitu saja!" ucapan putrinya dengan nada kesal. Setelah itu pintu ditutup dengan keras. Ia mengusir ibu kandungnya sendiri, seperti juga mengusir seorang pengemis.

Tidak ada rasa kasih, jangankan kasih, belas kasihanpun tidak ada. Setelah beberapa saat kemudian bel rumah bunyi lagi, ternyata ada orang mau pinjam telepon di rumah putrinya "Maaf Bu, mengganggu, bolehkah kami pinjam teleponnya sebentar untuk menelpon ke kantor polisi, sebab di halte bus di depan ada seorang nenek meninggal dunia, rupanya ia mati kedinginan!"

Wanita tua ini mati bukan hanya kedinginan jasmaniahnya saja, tetapi juga perasaannya. Ia sangat mendambakan sekali kehangatan dari kasih sayang putrinya yang tercinta yang tidak pernah ia dapatkan selama hidupnya.

Seorang Ibu melahirkan dan membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang tanpa mengharapkan pamrih apapun juga. Seorang Ibu bisa dan mampu memberikan waktunya 24 jam sehari bagi anak-anaknya, tidak ada perkataan siang maupun malam, tidak ada perkataan lelah ataupun tidak mungkin dan ini 366 hari dlm setahun. Seorang Ibu mendoakan dan mengingat anaknya tiap hari bahkan tiap menit dan ini sepanjang masa. Bukan hanya setahun sekali saja pada hari-hari tertentu. Kenapa kita baru bisa dan mau memberikan bunga maupun hadiah kepada Ibu kita hanya pada waktu hari Ibu saja "Mother's Day" sedangkan di hari-hari lainnya tidak pernah mengingatnya, boro-boro memberikan hadiah, untuk menelpon saja kita tidak punya waktu.

Kita akan bisa lebih membahagiakan Ibu kita apabila kita mau memberikan sedikit waktu kita untuknya, waktu nilainya ada jauh lebih besar daripada bunga maupun hadiah. Renungkanlah: Kapan kita terakhir kali menelpon Ibu? Kapan kita terakhir mengundang Ibu? Kapan terakhir kali kita mengajak Ibu jalan-jalan? Dan kapan terakhir kali kita memberikan kecupan manis dengan ucapan terima kasih kepada Ibu kita? Dan kapankah kita terakhir kali berdoa untuk Ibu kita?

Berikanlah kasih sayang selama Ibu kita masih hidup, percuma kita memberikan bunga maupun tangisan apabila Ibu telah berangkat, karena Ibu tidak akan bisa melihatnya lagi
0 comment

CERITA PAHIT SEORANG AYAH


 Ini lah cerita kisa pahit sang ayah. Aku adalah seorang ayah dengan 5 orang anak. Ekonomi keluargaku tergolong pas – pas an, aku bekerja sebagai pekerja lapangan dengan hasil yang tak seberapa. Tapi keahlian istriku dalam berjualan dan mengatur ekonomi rumah tangga nantinya dapat mengantarkan anak – anak kami 3 diantaranya menjadi sarjana dan 2 orang lainnya hanya sampai lulus SMA.


       Kehidupanku sewaktu anak – anak masih belum menikah, sungguh sangat bahagia. Meskipun kadang terdengar ada percekcokan antara mereka, tapi selalu berujung baik. Masalah – masalah pun dapat terselesaikan. Hingga akhirnya istri ku harus menghadap Sang Pencipta. Aku rasa perlahan – lahan sinar mulai menjauh dari keluargaku. Aku sangat terpukul sepeninggal istriku. Rasanya hari – hari yang kulalui masih terbayang selalu.

        Rupanya, salah seorang teman dekatku merasa bahwa aku harus segera memiliki pengganti istriku agar aku tidak terus berlarut – larut dalam kesedihan. Lalu pada suatu hari, datanglah seorang wanita dengan membawa seorang anak perempuan ke rumahku. Sebelumnya aku menolak perjodohan itu.Tapi karena didesak oleh anak – anakku,entah bagaimana urutan ceritanya, akhirnya akupun menikah dengan wanita itu. Yang kuingat, jarak antara kematian istriku dengan pernikahan keduaku itu hampir 1 tahun.
Dari pernikahan kedua ini, ternyata istriku tidak seperti yang kubayangkan sebelumnya. Istriku ini sangat mengatur aku, dan apa – apa yang kupunyai termasuk warisan dari istri pertamaku (yang seharusnya milik anak – anakku). Hampir semua keinginannya harus dituruti. Dan kadang aku harus mengalahkan kepentingan anak – anakku. Tapi aku mencoba sabar dan sabar. Rasanya lucu juga kalau diumur setua ini harus bercerai karena ketidakcocokan. Aku malu, jadi aku coba terus bertahan. Bila aku sedang kesal dengan tingkah lakunya, aku coba mengingat – ingat kebaikannya agar aku tidak menyesal karena telah menikah lagi dengannya.

        Masalahku bukan hanya ini. Hampir semua anak – anakku mengalami masalah dalam rumah tangganya. Anak - anak perempuanku ternyata memiliki suami dengan karakteristik yang hampir sama. Suami yang ringan tangan dan suka main perempuan. Sedih rasanya melihat anak – anak yang kubesarkan dengan kasih sayang, dipukul dan dilukai oleh suaminya. Semua kejadian itu memang tidak berlangsung di depan mataku. Tapi aku tidak buta. Aku masih bisa melihat bekas – bekas luka itu. Aku tidak lantas menyalahkan menantu laki – lakiku. Aku selalu mencari tahu apa yang jadi penyebab pertengkaran itu. Dan aku juga tahu bahwa anakku tidak bersalah. Karena tidak tahan melihat, aku pernah menyarankan untuk mengakhiri pernikahan saja. Tapi jawaban yang aku dengar hanya, malu atau saya punya anak.. Dan jawaban itu pula yang aku dengar dari anak – anak perempuanku yang lain. Mereka lebih memilih bertahan dengan perkawinan yang seperti itu dari pada mendengarkan perkataanku.

           Lain ceritanya dengan anak laki – lakiku. Semua menantu perempuanku ternyata tidak seperti yang kuharapkan. Semuanya, tidak pintar dalam mengelola keuangan, sehingga selalu ada masalah keuangan sampai – sampai harus sering berhutang.Padahal aku lihat, gaji anakku yang diberikan pada menantuku itu lebih dari cukup untuk kebutuhan sebulan. Aku tidak tahu uang itu dikemanakan saja. Intinya, permasalahan dari keluarga anak – anak lakiku adalah keuangan. Hutang sepertinya sudah menjadi hobi. Gali lubang tutup lubang. Sampai – sampai aku memutuskan akan menjual tanah – tanah yang kumiliki untuk segera dibagikan hasilnya. Tapi , istriku yang sekarang menuntut jatah untuk dia dan anak bawaannya. Padahal tanah – tanah itu aku beli ketika masih menikah dengan ibu anak – anakku. Dan hal ini masih menjadi permasalahan sampai sekarang .
Kadang aku berpikir, salah apa yang telah aku perbuat sebelumnya. Setiap malam aku selalu berdoa agar masalah – masalah ini segera berakhir. Dan aku mohon panjangkanlah umurku agar aku masih sempat melihat anak – anakku bahagia. Kata si ayah terseebut..


0 comment

KISAH SEORANG ANAK YANG MENANTI KEHADIRAN SEORANG BUNDA


Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki,
wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku,
memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini
memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain
saja.
Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya
membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun
melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya
menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga
Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan
membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.
Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa
stel pakaian Jelek. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu
melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu
menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun, Sam meninggal
dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi
semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya
mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya
pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang
sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya
tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar
hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak
kejadian itu.
Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia
Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat
buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah
sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah
berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah
perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi
yang mengingatnya.
Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti
sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari
betapa jahatnya perbuatan saya dulu.tiba-tiba bayangan Eric melintas
kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric. Sore
itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad
dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Mary, apa yang
sebenarnya terjadi?”
“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal
yang telah saya lakukan dulu.” aku menceritakannya juga dengan
terisak-isak. Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah
memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis
saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang.
Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari
hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya
tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric.. Eric…
Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada
sepotong kain jelek tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya
mengamatinya dengan seksama… Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali
potongan kain tersebut sebagai bekas baju jelek yang dulu dikenakan
Eric sehari-harinya. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap
sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor.
Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala
ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.
Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada
sepotong kain jelek tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya
mengamatinya dengan seksama… Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali
potongan kain tersebut sebagai bekas baju jelek yang dulu dikenakan
Eric sehari-harinya. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap
sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor.
Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala
ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.
“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!”
Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu kenal
dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?”
Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh tega, Tahukah kamu, 10
tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus
menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega,
saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya.
Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah,
namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan
yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis
setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”
Saya pun membaca tulisan di kertas itu…
“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…? Mommy marah sama
Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji
kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…”
Saya menjerit histeris membaca surat itu. “Bu, tolong katakan…
katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang!
Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!”
Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
“Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric
telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya
sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan
di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut
apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya
ada di dalam sana… Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari
belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang
lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana.”
0 comment

Minggu, 04 September 2011

Tips Dan Trik Bermain The Sims Social Di Facebook


Beberapa waktu terakhir, cukup banyak game yang merambah ke jejaring sosial Facebook. Fenomena ini diikuti oleh The Sims, yang bukan tidak mungkin akan menyaingi Farmville dan game-game sosial pendahulunya di Facebook. Developer game EA meluncurkan sebuah game lanjutan yang mereka sebut “The Sims Social” dengan game online populer.
The Sims, sebuah game yang memungkinkan pemainnya menciptakan avatar untuk diri mereka sendiri dan orang lain ini telah terjual lebih dari 140 juta unit di seluruh dunia, terhitung sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2000 yang lalu. Mengingat bahwa The Sims menggunakan sistem install base, tampaknya mereka dapat bersaing dengan social game Zynga seperti Farmville, CityVille dan Mafia Wars, yang berhasil menarik 250 juta pengguna aktif bulanan. The Sims Social sendiri sekarang sudah mempunyai 25 juta pengguna aktif bulanan, padahal game tersebut baru di luncurkan kurang lebih sebulan yang lalu. Mencengangkan bukan sahabat Cielovers ? Peminat The Sims Social makin hari makin banyak. Kita tahu bahwa Ninja Saga hanya memiliki 5-6 juta pengguna aktif bulanan, padahal Ninja Saga sudah ada sejak 2 tahun yang lalu. Yah, mungkin Ninja Saga mau bangkrut ^_^
Kembali ke topik utama, saya juga akan memberikan Tips dan Trik bermain The Sims Social yang ada di Facebook. Berikut ini Tips dan Triknya :

  • Kita bisa mendapat 10 EXP per energi di tempat teman kita, yaitu dengan cara jadi "Pemulung", alias klik tempat sampah punya teman kita pilih "Rummage". Tidak hanya mendapat 10 EXP, kita juga menpapat Simoleons (mata uang The Sims Social)
  • Hemat energi tanpa ngambil trait "Insane" : Yaitu saat berkunjung ke rumah tetangga, biarkan sims bertindak sendiri, ketika muncul menu interaksi dengan lawannya, ia akan menjatuhkan item "mood" dan kebutuhan sosialisasi pun dapat "hijau" kembali tanpa harus buang-buang energi.
  • Kalau mau jaga kondisi Inspired, dan kebetulan kalian tidak ada kerjaan, masuk ke Shop/Craft, mood parameters tidak akan turun selama kalian berada di dalam Shop/Craft window
  • Tiap kali mau log off, biasakan untuk meninggalkan beberapa "barang-barang rusak" di rumah kamu. Jangan Repaor peralatan yang rusak kecuali kamu mau memakainya. Kenapa ? soalnya memberikan "kerjaan" buat teman yang visit ke rumahmu. Dapet Simoleons dan exp gratis (bagi si empunya rumah) dan si Visitor dapet mood juga.
  • Saat sims kita butuh makan, bladder, mandi, entertainment atau bahkan sosialisasi, kunjungi aja rumah Bella dan pake peralatannya. Peralatan di sana gak pernah rusak/kotor.
  • Tempatkan karpet di bawah peralatan mandi (Shower, Sink, Toilet, Etc). Tidak akan ada lagi genangan air kalaupun peralatan tersebut rusak. Kamu tidak perlu membersihkan genangan air lagi.
Tunggu apa lagi ? ayo buruan main http://apps.facebook.com/thesimssocial
Saya juga sudah mempersiapkan Cheat The Sims Social Facebook. Jadi, kunjungi terus blog ini ^_^
2 comment

Minggu, 28 Agustus 2011

kode emoticon (smiley) untuk chating di Facebook

Bagi kamu yang sering chating di Facebook, akan merasa kesulitan ketika harus mengirimkan emoticon (smiley) ke teman chatingnya karena di Facebook kita tidak akan menemukan kemudahan emoticon yang siap pakai seperti halnya di Yahoo Messenger.

Emoticon dalam chating berfungsi untuk memberitahu lawan chating kita, emosi yang sedang kita alami saat itu juga. Di Yahoo Messenger, kita tinggal mengkliknya saja tapi di Facebook kita harus mengetik kodenya manual.

Dibawah ini ada beberapa kumpulan kode emoticon yang bisa dipergunakan saat chating dengan teman kita di Facebook:


Facebook emoticon penguin emoteIkon Penguin: 
Facebook emoticon shark emoteIkon Hiu: 
Facebook emoticon smilie emote for smile!Tanda senang: 
Facebook emoticon smilie emote for a big smile!Tanda sangat senang: 
Facebook  emoticon smilie emote for wink!Tanda kedip: 
Facebook chat emote for happy eyes!Mata senang: 
Facebook chat emote for laughing eyes!Mata tertawa: 
Facebook chat emote for cat smile!Senyum kucing: 
Facebook chat emote for grumpy!Marah: 
Facebook chat emoticon for sad face!Sedih: 
Facebook emoticon smilie emote for crying!Tanda menangis 
Facebook emoticon smilie emote for shocked!Tanda terkejut: 
Facebook emoticon smilie emote for cool!Tanda berkacamata: 
Facebook chat emote for cool!Bergaya keren: 
Facebook chat emoticon for tongue out!Melet: 
Facebook chat emote for WOOT?!Woot?!: 
Facebook emoticon smilie emote for ummmm!Tanda kalem: 

Facebook emoticon smilie emote for not amused!Tanda duhhh: 
Facebook chat emote for Devil!Tanda setan: 
Facebook chat emote for angel!Tanda malaikat: 
Facebook emoticon smilie emote for a kiss!Tanda cium: 
Facebook emoticon smilie emote for a love heart!Tanda cinta: 
Facebook chat emote for Pacman!Pacman: 
Facebook chat emote for robot!Robot: 
Facebook chat emote for weird guy\'s face!Wajah orang aneh: 

0 comment

Find Us On

Ryan Agung on
E992 on Facebook